5 Penyebab Anda Berkeringat saat Tidur di Malam Hari

12 January 2019 by
5 Penyebab Anda Berkeringat saat Tidur di Malam Hari

Banyak orang yang bertanya-tanya, mengapa mereka bangun tidur dalam keadaan berkeringat. Padahal, AC kamar berfungsi dengan normal. 

Sebenarnya, ada banyak hal yang bisa menyebabkan keringat mengucur deras saat tidur di ruangan ber-AC. Biasanya, hal tersebut berkaitan dengan hormon yang ada di dalam tubuh Anda.

Lantas, apa saja penyebabnya?

1. Suhu kamar terlalu panas

Dituturkan oleh sleep specialist dan penulis buku 'The Sleep Solution: Why Your Sleep Is Broken and How To Fix It' W. Christopher Winter, M.D, idealnya suhu kamar saat tidur berada di angka 15 hingga 21 derajat Celcius. Jika di atas itu, suhu kamar akan terasa panas.

Selan itu, pakaian yang Anda pakai saat tidur juga bisa mempengaruhi tumbuhnya keringat. Misalnya, piyama berbahan flannel, atau bahan lain yang tidak menyerap keringat. 

2. Anda memiliki hyperhidrosis (keringat berlebihan)

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), hyperhidrosis atau keringat berlebihan juga bisa terjadi bahkan saat Anda tidur. Hyperhidrosis hanya terjadi pada area tubuh tertentu, seperti telapak tangan, kaki, ketiak dan kepala. Meski hanya keringat, tetapi hal ini bisa mempengaruhi aktivitas sehari-hari Anda. Jika Anda merasa terganggu dengan hyperhidrosis, tak ada salahnya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

3. Mengalami mimpi buruk

Jika keringat mengalir cukup banyak, mungkin saja Anda mengalami mimpi buruk. Jika Anda mengalami mimpi buruk dengan intensitas cukup sering, sebaiknya segera pergi ke dokter.

4. Tubuh Anda mengalami perubahan hormon

Salah satu penyebab timbulnya keringat saat tidur bagi perempuan adalah kadar estrogen yang naik turun. Hal ini bisa terjadi ketika Anda tengah hamil, menstruasi, atau tanda-tanda menopause.

Neomi Shah, M.D., Associate Professor, Pulmonary and Sleep Medicine, di Cahn School of Medicine Mount Sinai New York mengatakan bahwa berkeringat akibat menopause adalah hal yang tidak bisa diprediksi. Tetapi memang, menopause cenderung membuat tubuh menjadi lebih berkeringat dan mempengaruhi kualitas tidur Anda.

5. Anda mengkonsumsi obat antidepresi

Berkeringat saat tidur bisa terjadi kepada pasien yang meminum obat antidepresi. Neomi berujar, ada beberapa tingkatan obat tertentu yang dapat menyebabkan reaksi adrenergik yang berkaitan dengan tingkat adrenalin Anda dan menyebabkan berkeringat. 

Apa Reaksi Anda ?

Love
50%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
50%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

2676 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Asep Asep 18 September 2019 | 13:35:08

bg g msin ff kate mu chetet

Tirta Tir 17 September 2019 | 18:59:18

bg gua main ff ketemu cheter

Tri Ani 27 August 2019 | 15:15:34

i hafe a fan but the room is still hot

Tri Ani 27 August 2019 | 15:09:57

the room is too hot

Tri Ani 27 August 2019 | 15:06:38

like and subscribe sahabat guldul

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top