home ×
Lifestyle

Ini Tiga Penyebab Milenial Banyak Utang, Segera Hindari!

15 September 2019 By
Ini Tiga Penyebab Milenial Banyak Utang, Segera Hindari!
Suara

Generasi milenial disebut-sebut sebagai generasi yang banyak memiliki utang. Utang yang timbul akibat pengelolaan finansial yang tidak benar atau biasa disebut boros.

Tak hanya milenial dari kalangan masyarakat biasa, milenial dari kelas atas pun disebut-sebut banyak yang terlilit utang karena gaya borjuisnya yang kerap menghambur-hamburkan uang hanya untuk memenuhi gaya hidup.

Padahal kenyataannya, gaya hidup yang dihambur-hamburkannya berasal dari kartu kredit. Kira-kira, apa saja penyebab milenial banyak utang? Berikut tiga penyebabnya seperti dilansir dari Moneysmart.id jaringan Suara.com.

1. Terlalu Banyak Nongkrong Minum Kopi

Ilustrasi minum kopi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi minum kopi. (Sumber: Shutterstock)

Kopi bisa dibilang salah satu masalah besar bagi anak milenial. Kenapa? Ya gimana gak “ngopi” atau duduk manis di coffee shop seraya menyeruput kopi menjadi sumber utama mengapa milenial banyak utang.

Nongkrong hampir setiap hari dan menghabiskan waktu berjam-jam, mau gak mau anak milenial mesti mengeluarkan uang ekstra buat membayar secangkir kopi. Entah emang buat gengsi atau ada hal yang mesti dikerjakan saat duduk di coffee shop seperti Starbucks.

Milenial di Amerika pun mengalami hal demikian. Anak muda Amerika rata-rata menghabiskan 1.000 dolar AS setiap tahunnya buat membeli kopi aja lho.

2. Beli Sepatu Berlebihan

Pengunjung melihat berbagai macam sepatu yang ditawarkan dalam acara Jakarta Sneaker Day 2019 di The Hall Senayan City, Jakarta, Jumat (8/2). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]
Pengunjung melihat berbagai macam sepatu yang ditawarkan dalam acara Jakarta Sneaker Day 2019 di The Hall Senayan City, Jakarta, Jumat (8/2). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Nah, ini nih buat menunjukkan kelas mereka, milenial berlomba-lomba tampil stylish di lingkungannya. Apalagi kalau bukan buat membeli sepatu. Ya, sepatu menjadi salah satu sumber mengapa anak milenial memiliki banyak utang.

Pengin tampil kekinian atau hypebeast, milenial gak segan-segan nih menghabiskan uang demi penampilan salah satunya dengan membeli sepatu. 75 persen anak muda perempuan di Amerika itu memiliki 20 pasang sepatu, sedangkan buat laki-laki, mereka memiliki 12 pasang sepatu lho.

3. Banyak Beli Jeans

Celana Jeans sobek jadi tren fashion ( Shutterstock )
Celana Jeans sobek jadi tren fashion ( Shutterstock )

Apalagi kalau bukan buat penampilan? Milenial gak segan-segan nih mengeluarkan uang demi penampilan yang modis dan stylish. Celana jeans merupakan sumber ketiga di mana milenial bakal memiliki banyak utang.

Padahal nih memiliki dua atau tiga potong celana jeans di dalam lemari sih gak apa-apa lho. Padahal nih menurut pakar O’Leary, milenial memiliki celana jeans itu baiknya gak lebih dari tiga potong.

Sama seperti sepatu, memiliki celana jeans terlalu banyak dan cuma memakai yang itu-itu aja bisa dibilang menghamburkan uang banyak lho. Jadi kalau mau tampil modis ada baiknya nih kamu pandai-pandai mix and match pakaian yang ada di dalam lemari kamu.

Itu dia tiga hal mengapa generasi milenial memiliki banyak utang di usianya yang masih muda. Padahal mereka bisa lho menyisihkan penghasilannya buat tabungan masa depan ketimbang cuma pengin tampil “berkelas” di lingkungan.

 

Berita Terkait:

236 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
꧁༒Hunter༒꧂, 29 October 2019 | 14:57:53

terlalu banyak pengeluaran sedangkan gak mau kerja

Code ERROR 404 07 October 2019 | 23:56:57

terlalu banyak pengeluaran sedangkan gak mau kerja

Irfan Wijaya 24 September 2019 | 19:06:40

karena anak milenial tidak bisa mengatur uang belanja nya

netti hasan 23 September 2019 | 17:06:05

Kalau bisa hindari hutang apapun bentuk nya

Idriss Osd 22 September 2019 | 16:47:23

karena anak melenial tidak bisa mengatur uang belanja nya

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article