Para Remaja, Waspadai Overdosis Galau

01 December 2017 by
Para Remaja, Waspadai Overdosis Galau

Remaja umumnya identik dengan galau--bimbang dan bingung dalam bertindak. Kegalauan ini lantas mempengaruhi emosi dan suasana hati mereka, hingga para remaja labil dalam mengambil keputusan.

Galau di usia remaja memang wajar, karena ini adalah fase pencarian jati diri seseorang. Namun kegalauan berlarut dapat menyebabkan krisis identitas yang berujung pada perilaku tak wajar.

Psikolog klinis, Liza Marielly, mengatakan fase psikologis tiap orang berbeda. “Ada fase anak, muda, dan lansia. Di tiap fase itu, ada tugas belajar individu. Pada remaja, ada fase jati diri, yaitu fase tanam akar--siapa dia, mau apa, dan karakternya seperti apa.”

“Kenapa terjadi kegalauan? Karena belum jelas arahnya. Mereka (remaja) belum kokoh, masih bingung mau apa,” tutur Marielly kepada kumparan.

Menurutnya, fase kegalauan yang disebabkan oleh krisis identitas ini biasanya terjadi di usia 16-21 tahun, yaitu remaja awal sampai dewasa muda. Setelah 21 tahun ke atas, barulah mereka mulai bisa menemukan jati diri atau setidaknya apa yang ingin dilakukan.

Yang mesti diantisipasi dari rasa galau berlebih ialah jika mendatangkan ketakwajaran. “Anarkis, seks bebas, dan sebagainya. Karena kebingungan yang menyasarkan ke perilaku menyimpang.

Perilaku menyimpang juga amat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, misalnya teman sebaya dan lingkungan sekolah yang rawan bagi proses pembentukan karakter.

“Meski hal tersebut juga dapat terjadi karena karakter anaknya sendiri yang mungkin labil dan kurang cerdas, sehingga proses analisisnya kurang sempurna,” kata Marielly.

Lantas bagaimana menghindari dampak negatif dari kegalauan masa remaja?

“Melatih kecerdasan emosional. Harus diajarkan berpikir 2-3 kali sebelum mengambil keputusan. Jangan mengambil keputusan secara impulsif atau dadakan sebelum memantapkan tujuan,” ujar Marielly.

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

65 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
ade anwar 09 September 2019 | 08:37:41

ternyata galau juga bisa operdosis yah .jadi jangan banyak galau

Adi Nursalim 14 July 2019 | 09:27:23

buat apa galai apa lagi sampe overdosis

Evercoss Series 07 July 2019 | 13:06:16

wah perlu diwaspadai buat para remaja jangan sampai overdosis galau

Ngawot Gaes 30 May 2019 | 14:32:26

aku juga pernah merasakan tapi semua orang mungkin juga pernah

Gar Game 30 May 2019 | 14:32:10

bahaya tuh kalo over takutnya malah bunuh diri

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top